Guru adalah Fasilitator utama dalam ruang kelas yang menentukan hidup proses pembelajaran. Oleh karena itu, pelatihan guru yang terstruktur dan bermutu menjadi prasyarat mutlak yang tidak dapat ditawar demi mewujudkan sekolah yang berkualitas.

Narasumber : Dr. Parjuangan Lubis,M.M
Seperti yang disampaikan Narasumber dalam pelatihan guru Sekolah Kristen Immanuel Jakarta Barat Dr. Parjuangan Lubis,M.M pada tanggal 10 Juli 2026 “Ketika manajemen sekolah berinvestasi pada pengembangan kapasitas guru, dampak instannya akan terlihat pada peningkatan motivasi belajar siswa, penurunan angka perundungan, dan perbaikan mutu kelulusan. Sekolah yang mempersiapkan administrasi yang baik maka berdampak pada Implementasi”
Sekolah yang bermutu lahir dari guru yang terus belajar dan enggan mandek dalam kenyamanan metode lama. Dengan sinergi yang kuat antara kebijakan pemerintah, manajemen sekolah, dan kesadaran personal guru, transformasi pendidikan yang dicita-citakan bukan lagi sekadar narasi di atas kertas
Mendukung pembelajaran yang berkualitas dan bermakna dengan cara proses pembelajaran dalam kelas berbasis literasi numerasi untuk mempersiapkan siswa dalam melakukan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Seperti yang disampaikan oleh Narasumber Dr. Haryanto, M.Th “Literasi Numerasi berkaitan dengan berpikir logis, Menganalisis data, Menafsirkan informasi, dan membuat Keputusan berdasarkan bukti”.

Narasumber: Dr. Haryanto, M.Th
Guru SMA Kristen Immanuel mempersiapkan proses belajar dalam kelas selain menyiapkan administrasi juga mempersiapkan pembelajaran berbasis Literasi dan Numerasi untuk siswa dan siswi yang akan mengikuti TKA. bukan saja berkaitan dengan TKA tetapi proses dari materi pembelajaran dan soal-soal Latihan berbasis Literasi Numerasi sehingga siswa dan siswi SMA sudah siap untuk meningkatkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik.


Briefing Guru SMA untuk administrasi dan Litnum
Tujuan Mengajarkan literasi dan numerasi secara bermakna adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang rasional, kritis, dan berkarakter. Ruang kelas yang hidup hari ini adalah cerminan dari masyarakat yang cerdas di masa depan. Jadi guru harus belajar